Terpopuler

Suatu perkara yang amat besar dan mengerikan

Kisahataupunucapanparaulama.blogspot.com   SEMUA MANUSIA AKAN DIGIRING SESUAI AMALNYA Ayat-ayat Al-Qur'an 1). Allah Azza wa Jalla berfirman : يَوْمَ نَحْشُرُ الْمُتَّقِينَ إِلَى الرَّحْمَٰنِ وَفْدًا • وَنَسُوقُ الْمُجْرِمِينَ إِلَىٰ جَهَنَّمَ وِرْدًا   [مريم : 86-85] "(Ingatlah) hari (ketika) kami mengumpulkan orang-orang bertakwa kepada Allahur-Rahman sebagai perutusan terhormat". "Dan kami akan menghalau orang-orang yang durhaka ke neraka Jahanam dalam keadaan dahaga". (S.19;85-86) 2). Allah Swt berfirman : ........... وَاتَّقُوا اللَّهَ وَاعْلَمُوا أَنَّكُمْ إِلَيْهِ تُحْشَرُونَ    [البقرة : 203] "Dan bertakwalah kamu kepada Allah, dan ketahuilah bahwa sesungguhnya kamu akan digiring kepada-Nya". (S.2;203) 3). وَيَوْمَ نُسَيِّرُ الْجِبَالَ وَتَرَى الْأَرْضَ بَارِزَةً وَحَشَرْنَاهُمْ فَلَمْ نُغَادِرْ مِنْهُمْ أَحَدًا   [الكهف : 47] "Dan (ingatlah) akan hari (yang ketika itu) kami perjalankan gunung-gunung dan kamu akan melihat bumi itu datar dan

Dzikir pagi, Berdzikir dan berdo'a lah di pagi hari


Allah Swt berfirman :
بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ

يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوا اذْكُرُوا اللّٰهَ ذِكْرًا كَثِيْرًاۙ • وَّسَبِّحُوْهُ بُكْرَةً وَّاَصِيْلًا •

"Hai orang-orang yang beriman, berdzikirlah (dengan menyebut nama) Allah, Dzikir yang sebanyak-banyaknya Dan bertasbihlah kepada-Nya diwaktu pagi dan petang." (S.33;41-42)


kisahataupunucapanparaulama.blogspot.com



DZIKIR PAGI


1). Membaca taawudz 1x
أَعُوْذُ بِاللّٰهِ مِنَ الشَّيْطٰنِ الرَّجِيْمِ
a'użubillahi minasy-syaiṭānir-rajīm

"Aku berlindung kepada Allah dari godaan syaitan yang terkutuk."



2). Membaca ayat kursi 1x
اللَّهُ لَا إِلَٰهَ إِلَّا هُوَ الْحَيُّ الْقَيُّومُ ۚ لَا تَأْخُذُهُ سِنَةٌ وَلَا نَوْمٌ ۚ لَهُ مَا فِي السَّمَاوَاتِ وَمَا فِي الْأَرْضِ ۗ مَنْ ذَا الَّذِي يَشْفَعُ عِنْدَهُ إِلَّا بِإِذْنِهِ ۚ يَعْلَمُ مَا بَيْنَ أَيْدِيهِمْ وَمَا خَلْفَهُمْ ۖ وَلَا يُحِيطُونَ بِشَيْءٍ مِنْ عِلْمِهِ إِلَّا بِمَا شَاءَ ۚ وَسِعَ كُرْسِيُّهُ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ ۖ وَلَا يَئُودُهُ حِفْظُهُمَا ۚ وَهُوَ الْعَلِيُّ الْعَظِيمُ
allāhu lā ilāha illā huw, al-ḥayyul-qayyụm, lā ta`khużuhụ sinatuw wa lā na`ụm, lahụ mā fis-samāwāti wa mā fil-arḍ, man żallażī yasyfa'u 'indahū illā bi`iżnih, ya'lamu mā baina aidīhim wa mā khalfahum, wa lā yuḥīṭụna bisyai`im min 'ilmihī illā bimā syā`, wasi'a kursiyyuhus-samāwāti wal-arḍ, wa lā ya`ụduhụ ḥifẓuhumā, wa huwal-'aliyyul-'aẓīm.

"Allah, tidak ada Tuhan selain Dia. Yang Maha hidup, Yang terus menerus mengurus (makhluk-Nya), tidak mengantuk dan tidak tidur. Milik-Nya apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi. Tidak ada yang dapat memberi syafaat di sisi-Nya tanpa izin-Nya. Dia mengetahui apa yang di hadapan mereka dan apa yang di belakang mereka, dan mereka tidak mengetahui sesuatu apa pun tentang ilmu-Nya melainkan apa yang Dia kehendaki. Kursi-Nya meliputi langit dan bumi. Dan Dia tidak merasa berat memelihara keduanya, dan Dia Maha Tinggi, Maha Besar."



3). Membaca surat al-ikhlas 3x
بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ
قُلْ هُوَ اللّٰهُ اَحَدٌ (١) اَللّٰهُ الصَّمَدُ (٢) لَمْ يَلِدْ وَلَمْ يُوْلَدْ (٣) وَلَمْ يَكُنْ لَّهٗ كُفُوًا اَحَدٌ (٤)
qul huwallāhu aḥad, allāhuṣ-ṣamad, lam yalid wa lam yụlad, wa lam yakul lahụ kufuwan aḥad.

Katakanlah (Muhammad), “Dialah Allah, Yang Maha Esa. Allah tempat meminta segala sesuatu. (Allah) tidak beranak dan tidak pula diperanakkan. Dan tidak ada sesuatu yang setara dengan Dia.” Al Ikhlas(S.112;1-4)



4). Membaca surat al-falaq 3x
بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ
قُلْ اَعُوْذُ بِرَبِّ الْفَلَقِ (١) مِنْ شَرِّ مَا خَلَقَ (٢) وَمِنْ شَرِّ غَاسِقٍ اِذَا وَقَبَ (٣) وَمِنْ شَرِّ النَّفّٰثٰتِ فِى الْعُقَدِ (٤) وَمِنْ شَرِّ حَاسِدٍ اِذَا حَسَدَ (٥)
qul a'ụżu birabbil-falaq, min syarri mā khalaq, wa min syarri gāsiqin iżā waqab, wa min syarrin-naffāṡāti fil-'uqad, wa min syarri ḥāsidin iżā ḥasad

Katakanlah, Aku berlindung kepada Tuhan yang menguasai subuh (fajar), dari kejahatan (makhluk yang) Dia ciptakan, dan dari kejahatan malam apabila telah gelap gulita, dan dari kejahatan (perempuan-perempuan) penyihir yang meniup pada buhul-buhul (talinya), dan dari kejahatan orang yang dengki apabila dia dengki. 
Al Falaq(S.113;1-5)



5). Membaca surat an-naas 3x
بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ
قُلْ اَعُوْذُ بِرَبِّ النَّاسِ (١) مَلِكِ النَّاسِ (٢) اِلٰهِ النَّاسِ (٣) مِنْ شَرِّ الْوَسْوَاسِ الْخَنَّاسِ (٤) الَّذِيْ يُوَسْوِسُ فِيْ صُدُوْرِ النَّاسِ مِنَ الْجِنَّةِ وَالنَّاسِ (٦)
qul a'ụżu birabbin-nās, malikin-nās, ilāhin-nās, min syarril-waswāsil-khannās, allażī yuwaswisu fī ṣudụrin-nās, minal-jinnati wan-nās

Katakanlah, “Aku berlindung kepada Tuhannya manusia, Raja manusia, sembahan manusia, dari kejahatan (bisikan) setan yang bersembunyi, yang membisikkan (kejahatan) ke dalam dada manusia, dari (golongan) jin dan manusia.” 
An Naas(S.114;1-6)



6). Membaca do'a perlindungan 1x
أَصْبَحْنَا وَأَصْبَحَ الْمُلْكُ لِلّٰهِ ، وَالْحَمْدُ لِلّٰهِ ،لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللّٰهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيكَ لَهُ ،لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَىْءٍ قَدِيرٌ ،رَبِّ أَسْأَلُكَ خَيْرَ مَافِي هَذَا الْيَوْمِ وَخَيْرَ مَا بَعْدَهُ ،وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ شَرِّ مَافِي هَذَا الْيَوْمِ وَشَرِّ مَا بَعْدَهُ ،رَبِّ أَعُوذُ بِكَ مِنَ الْكَسَلِ وَسُوْءِ الْكِبَرِ ،رَبِّ أَعُوذُ بِكَ مِنْ عَذَابٍ فِى النَّارِ وَعَذَابٍ فِى الْقَبْرِ
Ash-bahnaa wa ash-bahal mulku lillah walhamdulillah, laa ilaha illallooh wahdahu laa syarika lah, lahul mulku walahul hamdu wa huwa ‘ala kulli syai-in qodir. Robbi as-aluka khoiro maa fii hadzal yaumi wa khoiro maa ba’dahu, wa a’udzu bika min syarri maa fii hadzal yaumi wa syarri maa ba’dahu. Robbi a’udzu bika minal kasalim wa suu-il kibar. Robbi a’udzu bika min ‘adzaabin fin naari wa ‘adzaabin fil qobri

“Kami telah memasuki waktu pagi dan kerajaan hanya milik Allah, segala puji hanya milik Allah. Tidak ada ilah yang berhak diibadahi dengan benar kecuali Allah Yang Maha Esa, tiada sekutu bagi-Nya. Bagi-Nya kerajaan dan bagi-Nya pujian. Dia-lah Yang Mahakuasa atas segala sesuatu. Wahai Rabb, aku mohon kepada-Mu kebaikan di hari ini dan kebaikan sesudahnya. Aku berlindung kepada-Mu dari kejahatan hari ini dan kejahatan sesudahnya. Wahai Rabb, aku berlindung kepada-Mu dari kemalasan dan kejelekan di hari tua. Wahai Rabb, aku berlindung kepada-Mu dari siksaan di Neraka dan siksaan di kubur.”



7). Membaca do'a berserah diri 1x
اَللَّهُمَّ بِكَ أَصْبَحْنَا، وَبِكَ أَمْسَيْنَا، وَبِكَ نَحْيَا، وَبِكَ نَمُوْتُ وَإِلَيْكَ النُّشُوْرُ
Allahumma bika ash-bahnaa wa bika amsaynaa wa bika nahyaa wa bika namuutu wa ilaikan nusyuur.

“Ya Allah, dengan rahmat dan pertolongan-Mu kami memasuki waktu pagi, dan dengan rahmat dan pertolongan-Mu kami memasuki waktu sore. Dengan rahmat dan kehendak-Mu kami hidup dan dengan rahmat dan kehendak-Mu kami mati. Dan kepada-Mu kebangkitan (bagi semua makhluk).”



8). Membaca do'a 1x
اَللَّهُمَّ أَنْتَ رَبِّيْ لاَ إِلَـهَ إِلاَّ أَنْتَ، خَلَقْتَنِيْ وَأَنَا عَبْدُكَ، وَأَنَا عَلَى عَهْدِكَ وَوَعْدِكَ مَا اسْتَطَعْتُ، أَعُوْذُ بِكَ مِنْ شَرِّ مَا صَنَعْتُ، أَبُوْءُ لَكَ بِنِعْمَتِكَ عَلَيَّ، وَأَبُوْءُ بِذَنْبِيْ فَاغْفِرْ لِيْ فَإِنَّهُ لاَ يَغْفِرُ الذُّنُوْبَ إِلاَّ أَنْتَ.
Allahumma anta robbii laa ilaha illa anta, kholaqtanii wa anaa ‘abduka wa anaa ‘ala ‘ahdika wa wa’dika mas-tatho’tu. A’udzu bika min syarri maa shona’tu. Abu-u laka bi ni’matika ‘alayya wa abu-u bi dzambii. Fagh-firlii fainnahu laa yagh-firudz dzunuuba illa anta.

“Ya Allah! Engkau adalah Tuhanku, tidak ada Tuhan yang berhak disembah kecuali Engkau, Engkaulah yang menciptakan aku. Aku adalah hambaMu. Aku akan setia pada perjanjianku denganMu semampuku. Aku berlindung kepadaMu dari kejelekan yang kuperbuat. Aku mengakui nikmatMu kepadaku dan aku mengakui dosaku, oleh karena itu, ampunilah aku. Sesungguhnya tiada yang mengampuni dosa kecuali Engkau.”



9). Membaca Dzikir 4x
اَللّٰهُمَّ إِنِّيْ أَمْسَيْتُ أُشْهِدُكَ وَأُشْهِدُ حَمَلَةَ عَرْشِكَ، وَمَلاَئِكَتَكَ وَجَمِيْعَ خَلْقِكَ، أَنَّكَ أَنْتَ اللّٰهُ لاَ إِلَـهَ إِلاَّ أَنْتَ وَحْدَكَ لاَ شَرِيْكَ لَكَ، وَأَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُكَ وَرَسُوْلُكَ
Allahumma inni amsaytu usy-hiduka wa usy-hidu hamalata ‘arsyika wa malaa-ikatak wa jami’a kholqik, annaka antallahu laa ilaha illa anta wahdaka laa syariika lak, wa anna Muhammadan ‘abduka wa rosuuluk.

“Ya Allah, sesungguhnya aku di waktu pagi bersaksi kepada-Mu, malaikat yang memikul ‘Arasy-Mu, malaikat-malaikat dan seluruh makhluk-Mu, sesungguhnya Engkau adalah Allah, tiada Tuhan yang berhak disembah kecuali Engkau Yang Maha Esa, tiada sekutu bagi-Mu dan sesungguhnya Muhammad adalah hamba dan utusan-Mu“.



10).  Membaca dzikir 1x
اللَّهُمَّ مَا أَصْبَحَ بِي مِنْ نِعْمَةٍ أَوْ بِأَحَدٍ مِنْ خَلْقِكَ فَمِنْكَ وَحْدَكَ لاَ شَرِيْكَ لَكَ، فَلَكَ الْحَمْدُ وَلَكَ الشُّكْرُ
Allahumma maa asbaha bii min ni'matin au bi ahadin min kholqika faminka wahdaka laa syariikalak falakalhamdu walakalsyukru

“Ya Allah, nikmat yang kuterima atau diterima oleh seseorang di antara makhluk-Mu di pagi ini adalah dari-Mu. Maha Esa Engkau, tiada sekutu bagi-Mu. Bagi-Mu segala puji dan kepada-Mu panjatan syukur (dari seluruh makhluk-Mu)”.



11). Membaca do'a afiat 3x
اَللَّهُمَّ عَافِنِيْ فِيْ بَدَنِيْ، اَللَّهُمَّ عَافِنِيْ فِيْ سَمْعِيْ، اَللَّهُمَّ عَافِنِيْ فِيْ بَصَرِيْ، لاَ إِلَـهَ إِلاَّ أَنْتَ، اَللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوْذُ بِكَ مِنَ الْكُفْرِ وَالْفَقْرِ، وَأَعُوْذُ بِكَ مِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ، لاَ إِلَـهَ إِلاَّ أَنْتَ
Allahumma 'aafinii fii badanii, Allahumma 'aafinii fii sam'ii, Allahumma 'aafinii fii bashorii, Laa ilaaha illa anta, Allahumma innii a'uudzubika minal kufri wal faqr, wa a'uudzubika min 'adzaabil qobri, laa ilaaha illa anta

“Ya Allah, berilah keafiatan (keselamatan dari penyakit, dosa, dan azab) pada tubuhku. Ya Allah, berilah keafiatan pada pendengaranku. Ya Allah, berilah keafiatan pada penglihatanku. Tidak ada tuhan yang berhak disembah kecuali Engkau. Ya Allah sesungguhnya aku berlindung kepadaMu dari kekufuran dan kefakiran, dan aku berlindung kepadaMu dari siksa kubur. Tidak ada tuhan yang berhak disembah kecuali Engkau”.



12). Membaca dzikir 7x
حَسْبِيَ اللّٰهُ لاَ اِلٰهَ اِلَّا هُوَ عَلَيْهِ تَوَكَّلْتُ وَهُوَ رَبُّ الْعَرْشِ الْعَظِيْمِ
hasbiya Allahu lailaa haillaa huwa 'alaihitawakkaltu wahuwarabbul 'arsyil 'adziim

“Cukup bagiku Allah (sebagai pelindung), tiada Tuhan (yang berhak disembah) kecuali Dia. Kepada-Nya aku bertawakkal dan Dia adalah Tuhan ‘Arasy yang Agung “.



13). Membaca do'a keselamatan 1x
اَللَّهُمَّ إِ نِّيْ أَسْأَ لُكَ الْعَفْوَ وَالْعَافِيَةَ فِي الدُّنْيَا وَاْلآخِرَةِ• اَللَّهُمَّ إِ نِّيْ أَسْأَ لُكَ الْعَفْوَ وَالْعَافِيَةَ فِي دِيْنِيْ وَدُنْيَايَ وَأَهْلِيْ وَمَالِيْ• اَللَّهُمَّ اسْتُرْ عَوْرَاتِى وَآمِنْ رَوْعَاتِى• اَللَّهُمَّ احْفَظْنِيْ مِنْ بَيْنِ يَدَيَّ• وَمِنْ خَلْفِيْ• وَعَنْ يَمِيْنِيْ• وَعَنْ شِمَالِيْ• وَمِنْ فَوْ قِيْ• وَأَعُوْذُ بِعَظَمَتِكَ أَنْ أُغْتَالَ مِنْ تَحْتِيْ
Allahumma innii as-alukal ‘afwa wal ‘aafiyah fid dunyaa wal aakhiroh. Allahumma innii as-alukal ‘afwa wal ‘aafiyah fii diinii wa dun-yaya wa ahlii wa maalii. Allahumas-tur ‘awrootii wa aamin row’aatii. Allahummahfazh-nii mim bayni yadayya wa min kholfii wa ‘an yamiinii wa ‘an syimaalii wa min fawqii wa a’udzu bi ‘azhomatik an ughtala min tahtii.

“Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kebajikan dan keselamatan di dunia dan akhirat. Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kebajikan dan keselamatan dalam agama, dunia, keluarga dan hartaku. Ya Allah, tutupilah auratku (aib dan sesuatu yang tidak layak dilihat orang) dan tenteramkanlah aku dari rasa takut. Ya Allah, peliharalah aku dari muka, belakang, kanan, kiri dan atasku. Aku berlindung dengan kebesaran-Mu, agar aku tidak disambar dari bawahku (oleh ular atau tenggelam dalam bumi dan lain-lain yang membuat aku jatuh).”



14). Membaca do'a 1x
اَللَّهُمَّ عَالِمَ الْغَيْبِ وَالشَّهَادَةِ فَاطِرَ السَّمَاوَاتِ وَاْلأَرْضِ، رَبَّ كُلِّ شَيْءٍ وَمَلِيْكَهُ، أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَـهَ إِلاَّ أَنْتَ، أَعُوْذُ بِكَ مِنْ شَرِّ نَفْسِيْ، وَمِنْ شَرِّ الشَّيْطَانِ وَشِرْكِهِ، وَأَنْ أَقْتَرِفَ عَلَى نَفْسِيْ سُوْءًا أَوْ أَجُرُّهُ إِلَى مُسْلِمٍ
Allahumma ‘aalimal ghoybi wasy syahaadah faathiros samaawaati wal ardh. Robba kulli syai-in wa maliikah. Asyhadu alla ilaha illa anta. A’udzu bika min syarri nafsii wa min syarrisy syaythooni wa syirkihi, wa an aqtarifa ‘alaa nafsii suu-an aw ajurruhu ilaa muslim.

“Ya Allah, Yang Maha Mengetahui yang ghaib dan yang nyata, wahai Rabb pencipta langit dan bumi, Rabb segala sesuatu dan yang merajainya. Aku bersaksi bahwa tidak ada ilah yang berhak disembah kecuali Engkau. Aku berlindung kepadaMu dari kejahatan diriku, setan dan balatentaranya (godaan untuk berbuat syirik pada Allah), dan aku (berlindung kepada-Mu) dari berbuat kejelekan terhadap diriku atau menyeretnya kepada seorang muslim.”



15). Membaca do'a terhindar dari marabahaya 3x
بِسْمِ اللَّهِ الَّذِى لاَ يَضُرُّ مَعَ اسْمِهِ شَىْءٌ فِى الأَرْضِ وَلاَ فِى السَّمَاءِ وَهُوَ السَّمِيعُ الْعَلِيمُ
Bismillahilladzi laa yadhurru ma’asmihi syai-un fil ardhi wa laa fis samaa’ wa huwas samii’ul ‘aliim.

“Dengan nama Allah yang bila disebut, segala sesuatu di bumi dan langit tidak akan berbahaya, Dia-lah Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.”



16). Membaca do'a keridhaan 3x
رَضِيْتُ بِاللَّهِ رَبًّا، وَبِاْلإِسْلاَمِ دِيْنًا، وَبِمُحَمَّدٍ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ نَبِيًّا
Rodhiitu billaahi robbaa wa bil-islaami diinaa, wa bi-muhammadin shallallaahu ‘alaihi wa sallama nabiyya.

“Aku ridha Allah sebagai Rabb, Islam sebagai agama dan Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam sebagai nabi.”



17). Membaca do'a pertolongan 1x
يَا حَيُّ يَا قَيُّوْمُ بِرَحْمَتِكَ أَسْتَغِيْثُ، أَصْلِحْ لِيْ شَأْنِيْ كُلَّهُ وَلاَ تَكِلْنِيْ إِلَى نَفْسِيْ طَرْفَةَ عَيْنٍ
Yaa Hayyu Yaa Qoyyum, bi-rohmatika as-taghiits, ash-lih lii sya’nii kullahu wa laa takilnii ilaa nafsii thorfata ‘ain.

“Wahai Rabb Yang Maha Hidup, wahai Rabb Yang Berdiri Sendiri (tidak butuh segala sesuatu), dengan rahmat-Mu aku minta pertolongan, perbaikilah segala urusanku dan jangan diserahkan kepadaku sekali pun sekejap mata (tanpa mendapat pertolongan dariMu).”



18). Membaca do'a fitrah 1x
أَصْبَحْنَا وَأَصْبَحَ الْمُلْكُ لِلّٰهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ، اَللّٰهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ خَيْرَ هَذَا الْيَوْمِ: فَتْحَهُ، وَنَصْرَهُ وَنُوْرَهُ، وَبَرَكَتَهُ، وَهُدَاهُ، وَأَعُوْذُ بِكَ مِنْ شَرِّ مَا فِيْهِ وَشَرِّ مَا بَعْدَهُ
asbahnaa wa asbahalmulku lillahirabbil 'aalamiin allahumma innii asy aluka khoirahaadzal yaum fathahu wanasrahu wanuurahu wabarakatahu wahudaahu wa a'uudzubika minsyarrimaa fiihi wasyarrimaa ba'dah

“Kami di waktu pagi, sedang kerajaan milik Allah, Tuhan penguasa alam. Ya Allah, sesungguhnya aku mohon kepada-Mu agar memperoleh kebaikan, pembuka (rahmat) pertolongan, cahaya, berkah, dan petunjuk di hari ini. Aku berlindung kepada-Mu dari kejelekan apa yang ada didalamnya dan kejahatan sesudahnya“.



19). Membaca do'a 1x
أَصْبَحْنَا عَلَى فِطْرَةِ اْلإِسْلاَمِ وَعَلَى كَلِمَةِ اْلإِخْلاَصِ، وَعَلَى دِيْنِ نَبِيِّنَا مُحَمَّدٍ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، وَعَلَى مِلَّةِ أَبِيْنَا إِبْرَاهِيْمَ، حَنِيْفًا مُسْلِمًا وَمَا كَانَ مِنَ الْمُشْرِكِيْنَ.
Ash-bahnaa ‘alaa fithrotil islaam wa ‘alaa kalimatil ikhlaash, wa ‘alaa diini nabiyyinaa Muhammadin shallallahu ‘alaihi wa sallam, wa ‘alaa millati abiina Ibraahiima haniifam muslimaaw wa maa kaana minal musyrikin

“Di waktu pagi kami memegang agama Islam, kalimat ikhlas (kalimat syahadat), agama Nabi kami Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam, dan agama bapak kami Ibrahim, yang berdiri di atas jalan yang lurus, muslim dan tidak tergolong orang-orang musyrik.”



20). Membaca tasbih dan tahmid 100x
سُبْحَانَ اللَّهِ وَبِحَمْدِهِ
Subhanallah wa bi-hamdih.

“Maha suci Allah, aku memuji-Nya.”



21). Membaca tahlil 1x atau 10x atau 100x
لاَ إِلَـهَ إِلاَّ اللَّهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرُ
Laa ilaha illallah wahdahu laa syarika lah, lahul mulku walahul hamdu wa huwa ‘ala kulli syai-in qodiir.

“Tidak ada ilah yang berhak disembah selain Allah semata, tidak ada sekutu bagiNya. Bagi-Nya kerajaan dan segala pujian. Dia-lah yang berkuasa atas segala sesuatu.”



22). Membaca dzikir pemberat timbangan 3x
سُبْحَانَ اللَّهِ وَبِحَمْدِهِ، عَدَدَ خَلْقِهِ، وَرِضَا نَفْسِهِ، وَزِنَةَ عَرْشِهِ وَمِدَادَ كَلِمَاتِهِ
Subhanallah wa bi-hamdih, ‘adada kholqih wa ridhoo nafsih. wa zinata ‘arsyih, wa midaada kalimaatih.

“Maha Suci Allah, aku memujiNya sebanyak makhluk-Nya, sejauh kerelaan-Nya, seberat timbangan ‘Arsy-Nya dan sebanyak tinta tulisan kalimat-Nya.”



23). Membaca do'a memohon ilmu dan amal 1x
اَللَّهُمَّ إِنِّيْ أَسْأَلُكَ عِلْمًا نَافِعًا، وَرِزْقًا طَيِّبًا، وَعَمَلاً مُتَقَبَّلاً
Allahumma innii as-aluka ‘ilman naafi’a, wa rizqon thoyyibaa, wa ‘amalan mutaqobbalaa.

“Ya Allah, sungguh aku memohon kepada-Mu ilmu yang bermanfaat (bagi diriku dan orang lain), rizki yang halal dan amal yang diterima (di sisi-Mu dan mendapatkan ganjaran yang baik).”



24). Membaca istigfar 100x
أَسْتَغْفِرُاللّٰهَ وَأَتُوْبُ إِلَيْهِ
Astagh-firullah wa atuubu ilaih.

“Aku memohon ampun kepada Allah dan bertobat kepada-Nya.”



25).  Membaca sahalawat nabi 10x
اَللّٰهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى نَبِيِّنَا مُحَمَّدٍ
Allahumma sholli wasallim 'ala nabiyyinaa muhammad

“Ya Allah, limpahkanlah shalawat dan salam kepada Nabi kami Muhammad“.










Lainnya :
Do'a dan dzikir pagi
Sesudah shalat



( *** )

أَصْبَحْنَا وَأَصْبَحَ الْمُلْكُ لِلَّهِ، وَالْحَمْدُ لِلَّهِ، لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ، وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ، رَبِّ أَسْأَلُكَ خَيْرَ مَا فِي هَذا الْيَوْمِ وَخَيْرَ مَا بَعْدَهُ، وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ شَرِّ مَا فِي هَذا الْيَوْمِ وَشَرِّ مَا بَعْدَهُ، رَبِّ أَعُوذُ بِكَ مِنْ الْكَسَلِ وَسُوءِ الْكِبَرِ، رَبِّ أَعُوذُ بِكَ مِنْ عَذَابٍ فِي النَّارِ وَعَذَابٍ فِي الْقَبْرِ
ASBAHNA WA-ASBAHAL-MULKU LILLAH WALHAMDU LILLAH LA ILAHA ILLAL-LAH, WAHDAHU LA SHARIIKA LAH, LAHUL-MULKU WALAHUL-HAMD, WAHUWA AAALA KULLI SYAIIN QADIIR, RABBI AS-ALUKA KHAYRA MA FII HADZA-ALYAWMI, WAKHAYRA MA BA'DAHU, WA-AUDZU BIKA MIN SYARRI HADZA-ALYAWMI, WASYARRI MA BA'DAHU, RABBI 'AUDZU BIKA MINAL-KASAL, WASUIL KIBARI, RABBI AUDZUU BIKA MIN 'ADZABIN FIN-NAR, WA 'ADZABIL QOBRI

Kami dan seluruh kerajaan memasuki waktu pagi hanya karena Allah. Segala puji bagi Allah. Tiada sesembahan yang berhak disembah melainkan Allah semata, tiada sekutu bagi-Nya, semua kerajaan hanya milik-Nya dan segala pujian hanya untuk-Nya, Dia maha berkuasa atas segala sesuatu… Wahai Tuhanku, aku memohon kebaikan yang ada di hari ini dan setelahnya, (sebaliknya) aku memohon perlindungan dari keburukan yang ada di hari ini dan setelahnya… Wahai Tuhanku, aku berlindung kepada-Mu dari kemalasan dan buruknya hari tua… Wahai Tuhanku, aku berlindung kepada-Mu dari adzab neraka dan adzab kubur.

Ibnu Mas’ud mengatakan: Dahulu Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wa Sallam ketika pagi membaca dzikir ini. (HR. Muslim)






( *** )

اللَّهُمَّ بِكَ أَصْبَحْنَا، وَبِكَ أَمْسَيْنَا، وَبِكَ نَحْيَا، وَبِكَ نَمُوتُ، وَإِلَيْكَ النُّشُوْرُ
ALLAHUMMA BIKA ASBAHNA WABIKA AMSAYNA, WABIKA NAHYA, WABIKA NAMUUTU WA-ILAYKAN-NUSYUUR

Ya Allah dengan (rahmat dan pertolongan)-Mu kami memasuki waktu pagi dan dengan-Mu kami memasuki waktu sore, dengan-Mu kami hidup dan dengan-Mu kami mati, serta kepada-Mu-lah kebangkitan (semua makhluk).

Abu Hurairah mengatakan : Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wa Sallam dahulu mengajarkan dzikir ini kepada para sahabatnya, beliau mengatakan : “Jika masuk waktu pagi, bacalah dzikir ini!”







( *** )

اللَّهُمَّ إِنِّي أَصْبَحْتُ، أُشْهِدُكَ، وَأُشْهِدُ حَمَلَةَ عَرْشِكَ وَمَلَائِكَتَكَ وَجَمِيعَ خَلْقِكَ، أَنَّكَ أَنْتَ اللَّهُ لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ، وَأَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُكَ وَرَسُولُكَ
ALLAHUMMA INNI ASHBAHTU USYHIDUKA WA USYHIDU HAMALATA ARSYIKA WA MALAAIKATAKA WA JAMII’A KHALQIKA: ANNAKA ANTAALLAHU LAA ILAAHA ILLA ANTA WA ANNA MUHAMMADAN ABDUKA WA RASUULUKA

Ya Allah, sungguh aku memasuki waktu pagi ini (dengan) mempersaksikan kepada Engkau… kepada para malaikat pemikul Arsy-Mu… kepada para malaikat-Mu (yang lain)… dan kepada seluruh makhluk ciptaan-Mu… bahwa sesungguhnya Engkau-lah Allah, yang tiada sesembahan (yang berhak disembah) melainkan Engkau, (aku juga mempersaksikan kepada mereka semua) bahwa sesungguhnya Muhammad adalah hamba dan utusan-Mu.

Dari Anas bin Malik, Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wa Sallam bersabda : “Barang siapa ketika pagi atau sore membaca dzikir ini satu kali, maka Allah membebaskan 1/4 dirinya dari neraka. Barangsiapa membacanya dua kali, maka Allah membebaskan 1/2 dirinya dari neraka. Barangsiapa membacanya tiga kali, maka Allah membebaskan 3/4 dirinya dari neraka. Dan barangsiapa membacanya empat kali, maka Allah membebaskannya dari neraka. (HR. Abu Dawud, Ibnus Sunni dan lainnya, di-hasan-kan oleh Al-Hafidz Ibnu Hajar dan Ibnu Baz)






( *** )

أَصْبَحْناَ عَلَى فِطْرَةِ الْإِسْلَامِ، وَعَلَى كَلِمَةِ الْإِخْلَاصِ، وَعَلَى دِينِ نَبِيِّنَا مُحَمَّدٍ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، وَعَلَى مِلَّةِ أَبِينَا إِبْرَاهِيمَ حَنِيفًا مُسْلِمًا، وَمَا كَانَ مِنْ الْمُشْرِكِينَ
ASH-BAHNAA ‘ALA FITHROTIL ISLAAM WA ‘ALAA KALIMATIL IKHLAASH, WA ‘ALAA DIINI NABIYYINAA MUHAMMADIN SHALLALLAHU ‘ALAIHI WA SALLAM, WA ‘ALAA MILLATI ABIINA IBRAAHIIMA HANIIFAM MUSLIMAAW WA MAA KAANA MINAL MUSYRIKIN

Aku memasuki waktu pagi ini dengan berpegang teguh pada ajaran Islam, kalimat ikhlas (yakni kalimat tauhid laa ilaaha illalloh), ajaran Nabi kita Muhammad -shollallohu alaihi wasallam- dan agama ayah kita Ibrohim, seorang yang muslim (pasrah), selalu tunduk pada Allah, dan tidak tergolong orang-orang musyrik.






( *** )

سُبْحَانَ اللَّهِ وَبِحَمْدِهِ، عَدَدَ خَلْقِهِ، وَرِضَا نَفْسِهِ، وَزِنَةَ عَرْشِهِ، وَمِدَادَ كَلِمَاتِهِ
SUBHAN-ALLAHI WA BIHAMDIHI, `ADADA KHALQIHI, WA RIDA NAFSIHI, WA ZINATA `ARSHIHI, WA MIDADA KALIMATIHI

Maha suci Allah, aku memujiNya dengan pujian sebanyak makhlukNya, sejauh kerelaanNya, seberat timbangan arsyNya dan sebanyak tinta tulisan kalimatNya.

Dari Juwairiyah (ummul mukminin), ia mengisahkan : Suatu hari saat Shubuh tiba, ia sudah (duduk berdzikir) di tempat sholat dalam rumahnya dan Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wa Sallam meninggalkannya keluar (untuk sholat di masjid), kemudian beliau kembali ketika sudah masuk waktu dhuha, sedangkan dia masih tetap duduk (ditempat sholat itu sambil dzikir). Maka beliau mengatakan: “Kamu masih seperti itu, sejak kutinggal tadi?!”. Ia mengatakan: “Ya”. Lalu beliau mengatakan: “Aku akan membaca empat kalimat sebanyak tiga kali, seandainya ia ditimbang dengan dzikir yang kamu ucapkan hari ini, tentu akan melebihi dzikirmu hari ini” lalu beliau membaca dzikir ini… (HR. Muslim)






( *** )

اللَّهُمَّ إِنِّيْ أَسْأَلُكَ عِلْماً نَافِعاً, وَرِزْقاً طَيِّباً, وَعَمَلاً مُتَقَبَّلاً
ALLAHUMMA INNI ASALUKA 'ILMAN NAAFI'AN, WA RIZQAN TAYYIBAN, WA 'AMALAN MUTAQABBALAN

Ya Allah… sesungguhnya aku memohon kepadaMu ilmu yang bermanfaat, rejeki yang baik dan amalan yang maqbul (diterima oleh-Nya).

Ummu Salamah mengatakan: “Dahulu Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wa Sallam membaca doa ini setelah sholat fajar”. (HR. Ahmad, Ibnu Majah dan Thobaroni, Al-Haitsami dan Albani mengatakan: Sanadnya Jayyid)






( *** )

لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ، وَلَهُ الْحَمْدُ، وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ
LA ILAHA ILLALLAH WAHDAHU LA SYARIKALAH, LAHUL MULKU WA LAHUL HAMDU WA HUWA 'ALA KULLI SYAI-IN QADIIR
Tiada sesembahan yang berhak disembah melainkan Allah semata, tiada sekutu bagi-Nya, semua kerajaan dan segala pujian hanyalah milik-Nya, dan Dia maha berkuasa atas segala sesuatu.

Dari Abu Hurairah, Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wa Sallam bersabda : “Barang siapa membaca dzikir ini 100 kali, maka baginya (pahala) memerdekakan 10 budak, dicatat 100 kebaikan baginya, dihapus 100 keburukan darinya, dzikir ini akan menjaganya dari (gangguan) setan pada hari itu hingga sore, dan tidak ada seorang pun yang amalannya melebihinya kecuali orang yang melakukan amalan lebih banyak dari itu. (HR. Bukhori dan Muslim)






( *** )

رَضِيْتُ بِاللهِ رَباًّ، وَبِاْلإِسْلاَمِ دِيْناً، وَبِمُحَمَّدٍ نَبِياًّ وَ رَسُوْلَ
RADHIITU BILLAHI RABBA WA BIL ISLAMI DIINA WA BI MUHAMMADIN NABIYYA WA RASUULA

Aku rela Allah sebagai Tuhanku, Islam sebagai Agamaku dan Muhammad sebagai Nabi dan Rasulku.

Dari Munaidzir -seorang sahabat-, Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wa Sallam bersabda : “Barang siapa saat pagi membaca dzikir ini, maka akulah penjaminnya, aku akan menggandengnya hingga kumasukkan ke surga”. (HR. Thobaroni dan Ibnu Mandah, Albani mengatakan: Hadits ini tsabit)

Postingan populer dari blog ini

Semua makhluk mendengar azab kubur, kecuali jin dan manusia

Keharusan Taubat dan diterimanya sebelum sekarat

Meminta rahmat-Nya dan meminta setetes dari samudra kasih sayang

Suatu perkara yang amat besar dan mengerikan

Allah akan langsung bertanya dengan seorang hamba tanpa penerjemah

Mahfudzot kata mutiara yang bisa menjadi motivasi

Disambutnya ruh baik dan ruh busuk

Dzikir shalat fardhu

Tentang Su ul khatimah dan hadirnya setan ketika sekarat

Dzikir dzikir pilihan