Terpopuler

Suatu perkara yang amat besar dan mengerikan


Kisahataupunucapanparaulama.blogspot.com



 SEMUA MANUSIA AKAN DIGIRING SESUAI AMALNYA


Ayat-ayat Al-Qur'an

1). Allah Azza wa Jalla berfirman :

يَوْمَ نَحْشُرُ الْمُتَّقِينَ إِلَى الرَّحْمَٰنِ وَفْدًا • وَنَسُوقُ الْمُجْرِمِينَ إِلَىٰ جَهَنَّمَ وِرْدًا   [مريم : 86-85]

"(Ingatlah) hari (ketika) kami mengumpulkan orang-orang bertakwa kepada Allahur-Rahman sebagai perutusan terhormat". "Dan kami akan menghalau orang-orang yang durhaka ke neraka Jahanam dalam keadaan dahaga". (S.19;85-86)


2). Allah Swt berfirman :

........... وَاتَّقُوا اللَّهَ وَاعْلَمُوا أَنَّكُمْ إِلَيْهِ تُحْشَرُونَ    [البقرة : 203]

"Dan bertakwalah kamu kepada Allah, dan ketahuilah bahwa sesungguhnya kamu akan digiring kepada-Nya". (S.2;203)


3).

وَيَوْمَ نُسَيِّرُ الْجِبَالَ وَتَرَى الْأَرْضَ بَارِزَةً وَحَشَرْنَاهُمْ فَلَمْ نُغَادِرْ مِنْهُمْ أَحَدًا   [الكهف : 47]

"Dan (ingatlah) akan hari (yang ketika itu) kami perjalankan gunung-gunung dan kamu akan melihat bumi itu datar dan kami giring (kumpulkan) seluruh manusia, dan tidak kami tinggalkan seorangpun dari mereka". (S.18;47)


4). Allah Ta'ala pun berfirman :

"Dan agar mendirikan shalat serta bertakwa kepada-Nya. Dan Dialah Tuhan yang kepada-Nya kamu akan dihimpun". (S.6;72)


5). Dan Allah Swt. Berfirman :

وَمَنْ أَعْرَضَ عَن ذِكْرِي فَإِنَّ لَهُ مَعِيشَةً ضَنكًا وَنَحْشُرُهُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ أَعْمَىٰ •  قَالَ رَبِّ لِمَ حَشَرْتَنِي أَعْمَىٰ وَقَدْ كُنتُ بَصِيرًا • قَالَ كَذَٰلِكَ أَتَتْكَ آيَاتُنَا فَنَسِيتَهَا  وَكَذَٰلِكَ الْيَوْمَ تُنسَىٰ  [طه : 126-124]

"Dan barang siapa berpaling dari peringatan-Ku, maka seseungguhnya baginya penghidupan yang sempit, dan kami akan menghimpunkannya pada hari kiamat dalam keadaan buta". "Berkatalah ia : Ya Rabbiy, mengapa Engkau menghimpunkan aku dalam keadaan buta padahal dahulunya aku melihat". "Allah berfirman : -Demikianlah, telah datang kepadamu ayat-ayat Kami, maka kamu melupakannya, dan begitu (pula) pada hari ini kamupun dilupakan". (S.20;124-126)



Hadits-hadits Rasulullah Shallallah Alaihi wa Sallah :

1). Dari Aisyah ra, bahwa ia telah mendengar Rasulullah Shallallah Alaihi wa Sallam, bersabda :

يُحْشَرُالنَّاسُ يَوْمَ الْقِيَامَةِحُفَاةًعُرَاةًغُرْلًا،قُلْتُ،يَارَسُوْلَ اللّٰهِ اَلرِّجَالُ وَالنِّسَاءُيَنْظُرُبَعْضُهُمْ اِلَى بَعْضٍ،قَلَ : يَاعَائِشَةُاَلْأَمْرُأَشَدُّمِنْ أَنْ يَنْظُرَبَعْضُهُمْ إِلَى بَعْضٍ .

"Pada hari kiamat manusia akan digiring (dikumpulkan) dalam keadaan telanjang badan dan telanjang kaki serta tidak berkhitan.

Aku (Aisyah) bertanya : Wahai Rasulullah ! Berarti pria wanita masing-masing bisa saling melihat auratnya ?.

Rasulullah Saw. Menukas : Wahai Aisyah, perkara hari itu sangat dahsyat dan mengerikan, melebihi perhatian mereka terhadap aurat mereka masing-masing". (Diriwayatkan oleh muslim)

 

2). Dalam sebuah hadits marfu disebutkan sebagai berikut :

"Pada hari kiamat manusia akan dikumpulkan dalam tiga kelompok : ada yang sambil jalan kaki, ada yang sembari berkendaraan, dan ada yang sambil tersungkur wajahnya". (Diriwayatkan oleh muslim)


3). Rasulullah Saw. Juga bersabda :

"Pada hari kiamat manusia akan digiring (dikumpulkan) dalam keadaan sangat lapar, dalam keadaan amat dahaga juga dalam keadaan benar-benar telanjang bulat dan amat letih dan payah. Maka barang siapa yang memberi makan (orang miskin) karena Allah, maka Allah menghilangkan laparnya, dan barang siapa yang memberi minum (yang kehausan), Allah akan melenyapkan dahaganya serta barang siapa yang memberi pakaian (kepada yang membutuhkan), Allah akan memberinya pakaian dan barang siapa yang beramal karena Allah, maka amalnya akan menjaminnya". (Disebutkan oleh Al-Qurthubiy)


4). Dari Mu'adz bin Jabal ra, ia bercerita :

Aku pernah bertanya kepada Rasulullah Saw. Tentang ayat 18 S.78 (yaitu hari yang saat ditiup sangkakala lalu kamu datang berkelompok-kelompok).

Maka meneteslah air mata beliau.  Lantas beliau bertutur : Wahai Mu'adz, engkau telah menanyakan suatu perkara yang amat besar dan mengerikan.

Ketahuilah, ada sepuluh kelompok dari umatku yang berbeda dari jama'ah muslimin. Mereka digiring dengan berpencar-pencar, dengan rupa dan bentuk yang dirubah. Ada yang digiring dalam bentuk monyet, ada yang dalam bentuk babi, ada yang digiring dengan tersungkur (kepalanya dibawah sedang kaki diatas), ada pula yang digiring dalam keadaan buta, ada yang dalam keadaan bisu dan tuli, ada juga yang dikumpulkan dalam keadaan lidahnya menjulur panjang ke dada sedang dari mulutnya keluar nanah yang bau busuknya dicium oleh semua orang. Juga ada yang digiring dalam keadaan tangan dan kakinya buntung, ada yang dalam keadaan di salib dipelepah korma dari neraka, dan ada yang digiring dalam keadaan baunya lebih busuk dari pada bangkai serta ada yang digiring dalam keadaan mengenakan pakaian dari belangkin.

Adapun mereka yang digiring dala rupa monyet adalah mereka yang perbuatannya mengadu-domba (menyebar fitnah). Sedang yang berupa babi ialah mereka yang suka makan yang haram dan tipuan, dan mereka yang digiring dengan kepala dibawah dan kaki di atas ialah orang-orang yang suka memakan harta riba. Yang digiring dalam keadaan buta ialah orang-orang yang berbuat aniaya dan tidak adil dalam memberi putusan hukum dan berkuasa, yang dalam keadaan tuli lagi bisu adalah mereka yang bangga dan merasa hebat dengan amalnya, sementara mereka yang digiring dalam keadaan lidahnya menjulur ke dada ialah mereka yang suka bercerita (memberi nasehat) namun ucapannya tidak sesuai dengan perbuatannya. Mereka yang digiring dalam keadaan tangan dan kakinya buntung adalah orang-orang yang didunia menyakiti tetangganya, sedang yang dalam keadaan disalib ialah mereka yang suka mendatangi penguasa durjana untuk menjilat. Adapun mereka yang baunya lebih busuk dari pada bangkai ialah mereka ketika didunia senang berfoya-foya melampiaskan hawa nafsunya dan birahinya disamping tidak mau mengeluarkan hak Allah pada hartanya. Sedang yang terakhir, yang digiring dalam keadaan memakai kain dari belangkin (ter), itu mereka yang sombong,  yang suka pamer dan bermegah-megah  dalam hidup. (Disebutkan oleh Al-Qurthubiy)



Ucapan para Sahabat ra : 

1). Ucapan Abdullah bin Mas'ud ra sebagai berikut :

Pada hari kiamat segenap makhluk akan berdesak-desakan begitu padat seperti anak panah memenuhi lobangnya.  Orang yang berbahagia kala itu adalah orang yang menemukan celah-celah untuk menginjakkan kakinya. Ketika mereka diseru untuk menuju kepada mizan ( timbangan amal), maka nyaris akal mereka melayang karena ketakutan. Orang yang timbangan amalnya berat, maka ia akan diseru : Sianu amal kebajikannya lebih berat, dan ia akan menjadi orang yang berbahagia tidak celaka untuk selama-lamanya.  Dan orang yang timbangan amalnya ringan, maka ia akan diseru : si fulan amal kebaikannya lebih ringan, jadilah ia orang yang celaka yang tidak akan pernah berbahagia selama-lamanya.

Orang islam dan mukmin akan berbeda-beda tingkatnya disurga diantara para umat yang lain, sedang orang-orang kafir sama sekali tidak ditegakkan untuk mereka timbangan. (Disebutkan oleh Al-Qurthubiy)


2). Ibnu Umar ra. Bercerita bahwa Nabi Saw. Pernah menyatakan berkenaan dengan S.83 ayat 6 (yaitu hari dimana manusia berdiri menghadap Rabb semesta alam) :

Yaitu salah seorang dari mereka berdiri dalam keadaan tenggelam dalam keringatnya yang banjir hingga telinganya. (Diriwayatkan oleh Bukhari dan Muslim seperti dikutip oleh Asy-Saukani dalam tafsirnya)


3). Ibnu Mas'ud ra kembali menuturkan bahwa :

"Manusia manakala dikumpulkan, mereka berdiri selama empat puluh tahun". (Diriwayatkan oleh Ibnu Abi Hatim seperti dikutip oleh Asy-Syaukani)


4).Abdullah bin Umar ra, kembali menyebutkan bahwa Rasulullah Saw. Pernah bersabda berkenaan dengan ayat 6 S.83 ini sebagai berikut :

"Bagaimana menurutmu jika Allah mengumpulkanmu seperti dikumpulkannya anak panah pada tempatnya dengan tidak dipandang oleh Allah selama 50.000 tahun". (Diriwayatkan oleh Thabarani, Abusy-Syeikh, Hakim dan ia menshahihkannya seperti kata Asyyaukani juga oleh Ibnu Mardawaih dan Baihaqi)



Ucapan para Ulama :

1). Imam Ghazali ra berkata :

"Para pelacur dan pezina kemaluannya menjadi bengkak pada hari kiamat dengan mengeluarkan nanah yang sangat busuk dimana orang-orang di dekatnya kebauan". 


2).Al Qurthubi mengatakan sebagai berikut :

"......... Setelah semuanya berkumpul disebuah padang mahsyar, baik seluruh penghuni langit maupun penduduk bumi yang tujuh, maka kadar panas matahari ketika itu bertambah seperti panas sepuluh tahun.

Kemudian matahari pun didekatkan kepada semua makhluk sejarak sekitar dua busur panah, sedangkan pada hari itu tidak ada naungan selain hanya naungan Arasy Allahur-Rahman. Maka diantara mereka ada yang tersengat sinar matahari yang sangat panas dengan menanggung sejuta beban kesusahan dan kedukaan di tengah-tengah lautan manusia dari seluruh umat yang berdesakan. Dengan rasa haus yang nyaris memutuskan leher, mereka berkumpul dipadang mahsyar ditengah panas mentari hari kiamat. Ada yang keringatnya sampai ke betisnya, ada yang keringatnya sampai ke pinggangnya, ada pula yang sampai ke dadanya dan ada yang sampai ke lehernya serta ada pula yang menenggelamkan seluruh tubuhnya, sesuai dengan amal yang diperbuatnya di dunia dan selaras dengan bahagia atau celaka yang akan di dapatnya".


3). Para ulama berkata :

"Keringat yang keluar dari setiap makhluk tersebut tidak mengalir atau tidak mengenai orang yang ada didekatnya, sebagaimana cahaya yang menerangi jalan seseorang pada hari itu tidak dapat dimanfaatkan oleh yang lain melainkan hanya oleh sipemilik cahaya itu saja".


4). Syeikh Ali Al-Khawash ra berkata :

"Kedahsyatan hari kiamat begitu mengerikan bagi seorang hamba apabila ia mengabaikan amal-amal shaleh dan kebajikan".



Kisah :

Suatu hari Abu Hazim datang menemui Syeikh Abdur-Rahman bin Hurmuz Al-A'raj. Ternyata Al-A'raj sedang menegur dirinya : Hai diri ! Bagaimana keadaanmu pada hari para pelaku kejahatan diseru : Hai para pelaku kejahatan bangkitlah !. Dan ternyata engkau bangkit bersama mereka. Dan ketika seruan kedua disampaikan kepada para pelaku kesalahan : wahai para pelaku kemaksiatan bangunlah, dan ternyata engkau pun bangun bersama mereka. Kulihat engkau bangkit bersama kelompok pelaku setiap jenis kejahatan !.




Wallahu a'lam bishawab, Hanya Allah yang lebih mengetahui kebenaran yang sesungguhnya.

Itu lah rangkuman tentang semua manusia akan digiring sesuai amalnya, mohon maaf bila ada kesalahan dalam tulisan ataupun penyampaiannya. Terima kasih.

Postingan populer dari blog ini

Semua makhluk mendengar azab kubur, kecuali jin dan manusia

Keharusan Taubat dan diterimanya sebelum sekarat

Meminta rahmat-Nya dan meminta setetes dari samudra kasih sayang

Allah akan langsung bertanya dengan seorang hamba tanpa penerjemah

Mahfudzot kata mutiara yang bisa menjadi motivasi

Disambutnya ruh baik dan ruh busuk

Dzikir shalat fardhu

Tentang Su ul khatimah dan hadirnya setan ketika sekarat

Dzikir dzikir pilihan